Prosedur
a) Prosedur [Kembali]
Prosedur
Alat dan bahan yang diperlukan:
2. LM358 (1 dari 4 komparator) + resistor pull-up 1 kΩ
3. PIR module (5V) — output digital (HIGH saat ada benda yang lewat)
4. 7448 (Decoder) — mengubah biner menjadi desimal
5. 74192 (Counter) — menghitung dalam biner dari input yang diterima
6. BD139 (Transistor) + Rb (1 kΩ) — sebagai sakelar untuk pergerakan motor
7. Seven Segment common cathode
8. Sumber 5V stabil
Persiapan Komponen dan Peralatan
Dilakukan persiapan seluruh komponen dan peralatan yang diperlukan dalam percobaan, meliputi sensor LDR, sensor PIR, IC LM358, transistor BD139, IC 74192, IC 7448, seven segment display, motor DC, potensiometer, resistor, breadboard , kabel jumper, serta sumber tegangan DC. Pemeriksaan kondisi fisik dan kelayakan setiap komponen dilakukan untuk memastikan tidak terdapat kerusakan sebelum rangkaian dirakit.
Perancangan dan Perakitan Rangkaian Sensor LDR
Rangkaian sensor cahaya dirancang menggunakan LDR dan potensiometer sebagai pembagi tegangan untuk menghasilkan tegangan analog yang merepresentasikan kondisi terang dan gelap. Tegangan keluaran pembagi tegangan dihubungkan ke salah satu terminal input komparator LM358, sementara terminal input lainnya diberikan tegangan referensi melalui potensiometer. Keluaran komparator LM358 diberi resistor pull-up untuk menghasilkan logika digital yang sesuai. Pengujian awal dilakukan untuk memastikan bahwa output komparator akan berada pada kondisi LOW saat terang dan HIGH saat gelap.
Instalasi dan Pengujian Sensor PIR
Sensor PIR dihubungkan dengan catu daya dan output-nya diintegrasikan dengan rangkaian logika. Sensor diberikan waktu inisialisasi sesuai spesifikasi modul (±30 detik). Pengujian dilakukan dengan memberikan stimulus berupa pergerakan buah di depan sensor untuk memastikan bahwa PIR menghasilkan sinyal logika HIGH ketika mendeteksi gerakan dan kembali LOW saat tidak terdapat pergerakan.
Perakitan Rangkaian Motor DC dengan Transistor BD139
Rangkaian driver beban dirancang dengan menggunakan BD139 sebagai saklar elektronik untuk mengendalikan Motor DC sebagai palang pemilah buah jeruk. Output dari rangkaian logika dihubungkan ke terminal basis transistor melalui resistor pembatas arus. Terminal kolektor transistor dihubungkan ke Motor dan terminal emitter ke ground. Pengujian dilakukan untuk memastikan bahwa transistor bekerja pada mode saturasi ketika basis menerima sinyal logika HIGH sehingga motor menyala, dan berada pada mode cut-off ketika basis LOW sehingga motor berhenti.
Integrasi Rangkaian Pencacah Menggunakan IC 74192, IC 7448 dan Seven Segment
IC 74192 dipasang dan dihubungkan dengan IC 7448 lalu ke seven segment display tipe common cathode untuk menampilkan jumlah buah yang masuk ke keranjang. Output logika yang menandakan.
Pengujian Terintegrasi Sistem Pemilah Buah Jeruk
Seluruh rangkaian diintegrasikan menjadi satu sistem utuh. Pengujian dilakukan dengan mensimulasikan tiga kondisi utama, yaitu:
a) Saat buah yang terdeteksi besar, maka buah akan menghalangi cahaya yang dideteksi oleh sensor cahaya, sehingga input sensor menjadi HIGH dan motor menyala lalu memilah buah.
b) Saat buah yang terdeteksi kecil, maka buah tidak menghalangi cahaya,sehingga input sensor LOW dan palang tidak bergerak.
c) Kondisi buah yang terdeteksi besar : PIR sensor mendeteksi benda sehingga counter bertambah satu.
Komentar
Posting Komentar