Kesimpulan dan Saran
f) Kesimpulan dan Saran [Kembali]
1. kesimpulan
- Kipas akan terus berputar mengalirkan udara dingin hingga suhu di dalam kotak kembali stabil di bawah batas aman, sehingga kualitas fisik dan kandungan kimia obat di dalamnya tetap terjaga dari risiko kerusakan akibat panas.
- Jika relawan lupa atau tidak merapatkan tutup kotak obat, sensor akan memicu mikrokontroler untuk mengaktifkan alarm berupa buzzer dan indikator LED yang berkedip. Sistem peringatan ini terbukti efektif memberikan respons instan kepada relawan di posko bencana agar segera menutup kembali kotak, sehingga obat terhindar dari fluktuasi suhu luar dan kontaminasi debu atau bakteri.
- Tujuan akademik praktikum telah terpenuhi melalui keberhasilan integrasi seluruh komponen hardware dan software. Sensor DHT22 (input suhu), magnetic dan infared (input kondisi pintu) dapat berkomunikasi dengan baik ke pin digital mikroprosesor. Melalui logika pemrograman yang ditanamkan , mikroprosesor mampu memproses data input tersebut secara real-time untuk mengendalikan aktuator output berupa kipas DC dan buzzer sesuai dengan kondisi lingkungan kotak.
- Prototipe Smart Medicine Box ini telah siap digunakan sebagai alat peraga edukasi yang interaktif bagi relawan PMI. Dengan bentuknya yang ringkas dan fungsional, alat ini mempermudah visualisasi dan edukasi mengenai pentingnya SOP (Standard Operating Procedure) penyimpanan logistik medis di daerah bencana. Relawan dapat memahami secara langsung bagaimana teknologi sederhana dapat membantu tugas mereka dalam menjaga higienitas dan efisiensi manajemen obat di lapangan tanpa perlu prosedur yang rumit.
2. Saran
- Kipas DC hanya mampu mengalirkan udara (sirkulasi). Jika boks ditempatkan di daerah yang sangat panas, disarankan menggunakan elemen pendingin aktif seperti Thermoelectric Cooler (Peltier) agar dapat menurunkan suhu boks secara lebih signifikan di bawah suhu lingkungan sekitar.
Komentar
Posting Komentar